Perkembangan di masa ini terbilang cukup dinamis dan banyak tren musik baru yang hadir. Meski didominasi oleh genre pop yang mendayu atau 'pop cengeng' karena liriknya yang puitis, namun era ini juga diwarnai oleh 'pop kreatif' yang lebih progresif. Berbagai jenis aliran musik mulai masuk ke Indonesia, seperti : pop, jazz, blues, rock, R&B, hingga musik-musik India. Musik di Indonesia muncul dengan berbagai perpaduan unsur-unsur dari musik asing dengan musik Nusantara. Perpaduan antara unsur-unsur kedaerahan dengan unsur musik Barat menghasilkan musik etnis. Folk dan Gereja Abad Pertengahan, Renaissance, Barok, Klasik, Romantis, dan terakhir tapi tidak kalah pentingnya - Modern Klasik - periode yang mencakup tahun 1800-an dan 1900-an (alias abad ke-19 dan ke-20). Kali ini akan dibahas setiap periode dari sejarah musik barat tersebut. Musik kontemporer dalam idiom tradisi Barat, yakni musik kontemporer yang digarap dengan teknik dan prinsip-prinsip yang lazim dikenal pada musik Barat. Musik kontemporer yang bersumber dari unsur etnik, atau sering disebut sebagai revitalisasi musik tradisi. Musik baru yang berlatar belakang budaya Indonesia dan budaya Barat (mixed culture). Jazz, Blues, dan Ragtime. Jazz, blues, dan ragtime berasal dari budaya Afro-Amerika pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Musik ini dipengaruhi oleh musik tradisional Afrika dan Amerika serta musik klasik Eropa. Beberapa musisi terkenal dari genre ini antara lain Louis Armstrong, Duke Ellington, Bessie Smith, dan Scott Joplin. Rock 'n' Roll. Adapun perkembangan musik Barat dari zaman ke zaman adalah sebagai berikut. Daftar Isi. 1. Musik Zaman Yunani Kuno (Mulai Tahun 1100 SM) 2. Musik Zaman Romawi (Mulai Tahun 753 SM) 3. Musik Abad Pertengahan (500-1350 M) 4. Musik Zaman Renaisans (1350-1600) 5. Musik Zaman Barok (1600-1750) 6. Zaman Musik Klasik (1750-1800) 7. .

perkembangan musik barat di indonesia